Publication ethics

Publication Ethics

JURNAL SOCIOSFER : Jurnal Masyarakat, Kebijakan, dan Pembangunan Berkelanjutan berkomitmen menerapkan standar etika publikasi ilmiah yang tinggi dalam seluruh proses penerimaan, penelaahan, penyuntingan, penerbitan, dan pengelolaan artikel ilmiah.

JURNAL SOCIOSFER diterbitkan oleh Cakrawala Nusa Press sebagai jurnal ilmiah nasional Open Access yang mempublikasikan hasil penelitian, artikel konseptual, tinjauan pustaka, dan inovasi ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu sosial, kebijakan publik, pembangunan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.

Dalam menjalankan proses publikasi, JURNAL SOCIOSFER menerapkan prinsip integritas akademik, transparansi, independensi editorial, objektivitas, kerahasiaan, akuntabilitas, dan keadilan.

JURNAL SOCIOSFER menggunakan Double-Blind Peer Review, sehingga identitas penulis dan reviewer dijaga kerahasiaannya selama proses penelaahan.

Kebijakan Publication Ethics ini mengacu pada praktik terbaik penerbitan ilmiah, termasuk prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE) dan Directory of Open Access Journals (DOAJ). COPE menempatkan allegations of misconduct, authorship, complaints and appeals, conflicts of interest, data and reproducibility, ethical oversight, intellectual property, peer review, serta post-publication corrections sebagai bagian penting dari praktik etika penerbitan.

1. Tujuan Publication Ethics

Publication Ethics JURNAL SOCIOSFER bertujuan untuk:

  1. menjaga integritas dan kredibilitas publikasi ilmiah;

  2. memastikan proses editorial dilakukan secara objektif dan transparan;

  3. melindungi hak dan kepentingan penulis, reviewer, editor, dan pembaca;

  4. mencegah plagiarisme dan bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya;

  5. mencegah fabrikasi dan falsifikasi data;

  6. mencegah publikasi ganda atau redundant publication;

  7. memastikan atribusi kepenulisan dilakukan secara benar;

  8. mengelola konflik kepentingan secara transparan;

  9. menjaga kerahasiaan naskah selama proses peer review;

  10. menyediakan mekanisme penanganan pengaduan, sengketa, dan dugaan misconduct;

  11. memastikan koreksi atau retraksi dilakukan apabila terdapat kesalahan atau pelanggaran serius;

  12. menjaga independensi keputusan editorial dari kepentingan komersial maupun non-akademik.

2. Prinsip Dasar Etika Publikasi

Seluruh pihak yang terlibat dalam publikasi JURNAL SOCIOSFER wajib menjunjung prinsip:

2.1 Integritas

Informasi, data, metode, analisis, dan hasil penelitian harus disajikan secara jujur dan akurat.

2.2 Transparansi

Proses editorial, peer review, kepenulisan, konflik kepentingan, penggunaan data, serta koreksi terhadap artikel harus dikelola secara transparan.

2.3 Objektivitas

Keputusan editorial harus didasarkan terutama pada kualitas ilmiah, relevansi, orisinalitas, metodologi, kontribusi, dan kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal.

2.4 Kerahasiaan

Naskah yang sedang dalam proses editorial merupakan dokumen rahasia dan tidak boleh digunakan atau disebarluaskan tanpa izin.

2.5 Akuntabilitas

Penulis bertanggung jawab terhadap isi artikel, reviewer bertanggung jawab terhadap penilaian yang diberikan, dan editor bertanggung jawab terhadap keputusan editorial.

2.6 Non-diskriminasi

Keputusan editorial tidak boleh didasarkan pada asal negara, institusi, gender, latar belakang sosial, agama, pandangan politik, atau karakteristik lain yang tidak berkaitan dengan kualitas ilmiah artikel.

Prinsip transparansi DOAJ menyatakan bahwa keputusan editorial harus didasarkan pada scholarly merit dan tidak dipengaruhi oleh asal-usul penulis.

3. Tanggung Jawab Penulis

Penulis yang mengirimkan manuskrip kepada JURNAL SOCIOSFER bertanggung jawab untuk memastikan bahwa:

  1. artikel merupakan karya asli;

  2. artikel belum pernah diterbitkan secara utuh pada jurnal atau publikasi lain;

  3. artikel tidak sedang diproses secara bersamaan pada jurnal lain;

  4. seluruh data disajikan secara jujur;

  5. tidak terdapat fabrikasi atau falsifikasi data;

  6. seluruh sumber yang digunakan telah dikutip secara tepat;

  7. seluruh pihak yang memenuhi kriteria authorship dicantumkan sebagai penulis;

  8. individu yang tidak memenuhi kriteria authorship tidak dicantumkan sebagai penulis;

  9. konflik kepentingan diungkapkan secara transparan;

  10. izin yang diperlukan telah diperoleh untuk penggunaan data, gambar, tabel, instrumen, atau materi milik pihak lain;

  11. penelitian telah memenuhi persyaratan etika yang relevan;

  12. seluruh penulis telah menyetujui versi akhir manuskrip;

  13. seluruh penulis bertanggung jawab terhadap isi artikel.

Penulis tidak diperbolehkan mengirimkan artikel yang sama secara simultan kepada beberapa jurnal.

4. Authorship dan Contributorship

JURNAL SOCIOSFER mengharuskan setiap penulis memiliki kontribusi intelektual yang nyata terhadap artikel.

Kontribusi authorship dapat meliputi:

  • konsepsi atau desain penelitian;

  • pengembangan metodologi;

  • pengumpulan atau akuisisi data;

  • analisis dan interpretasi data;

  • pengembangan kerangka teoritis;

  • penyusunan manuskrip;

  • revisi manuskrip secara kritis;

  • persetujuan terhadap versi akhir;

  • tanggung jawab terhadap integritas keseluruhan artikel.

Penulis yang dicantumkan harus memahami dan menyetujui isi manuskrip serta bersedia bertanggung jawab atas kontribusinya.

Kontributor yang tidak memenuhi kriteria authorship dapat dicantumkan dalam bagian Acknowledgments apabila kontribusinya relevan dan telah memperoleh persetujuan yang diperlukan.

Perselisihan mengenai authorship akan ditangani secara serius dan dapat melibatkan institusi tempat penulis bekerja apabila diperlukan. COPE secara khusus merekomendasikan adanya kebijakan yang jelas mengenai authorship, contributorship, dan mekanisme penyelesaian perselisihan.

5. Perubahan Daftar Penulis

Perubahan daftar penulis setelah manuskrip dikirimkan harus memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perubahan dapat meliputi:

  • penambahan penulis;

  • penghapusan penulis;

  • perubahan urutan penulis;

  • perubahan corresponding author.

Permintaan perubahan harus disetujui oleh seluruh penulis yang terlibat.

Editor dapat meminta penjelasan tertulis mengenai alasan perubahan dan bukti persetujuan dari seluruh penulis.

Perubahan authorship setelah publikasi hanya dilakukan dalam kondisi yang dapat dibenarkan dan setelah dilakukan pemeriksaan yang sesuai.

6. Orisinalitas dan Plagiarisme

JURNAL SOCIOSFER tidak mentoleransi plagiarisme dalam bentuk apa pun.

Plagiarisme mencakup, tetapi tidak terbatas pada:

  1. mengambil ide orang lain tanpa atribusi;

  2. menyalin teks tanpa sitasi;

  3. menggunakan data orang lain tanpa pengakuan;

  4. menggunakan gambar, tabel, atau ilustrasi pihak lain tanpa izin atau atribusi;

  5. melakukan parafrase tanpa memberikan sumber;

  6. menggunakan karya sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa pengungkapan yang sesuai (self-plagiarism);

  7. memanipulasi sitasi untuk menyembunyikan sumber asli.

Jurnal dapat melakukan pemeriksaan similarity/originality terhadap manuskrip menggunakan perangkat yang tersedia bagi pengelola jurnal.

Hasil similarity tidak secara otomatis menentukan bahwa sebuah artikel merupakan plagiarisme. Editor akan mempertimbangkan konteks, sumber kemiripan, kutipan, daftar pustaka, metode, istilah teknis, dan bagian manuskrip secara keseluruhan.

Apabila ditemukan dugaan plagiarisme, editor dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan meminta klarifikasi dari penulis.

7. Fabrikasi dan Falsifikasi Data

JURNAL SOCIOSFER melarang:

Fabrikasi

Membuat data, hasil penelitian, responden, observasi, eksperimen, atau informasi penelitian yang sebenarnya tidak pernah dilakukan atau diperoleh.

Falsifikasi

Memanipulasi, mengubah, menghilangkan, atau menyajikan data penelitian secara tidak benar sehingga memberikan gambaran yang menyesatkan.

Jika terdapat indikasi fabrikasi atau falsifikasi, editor dapat:

  1. meminta data atau dokumen pendukung;

  2. meminta penjelasan kepada penulis;

  3. menunda proses publikasi;

  4. meminta klarifikasi dari institusi terkait;

  5. menolak manuskrip;

  6. menerbitkan correction;

  7. menerbitkan expression of concern;

  8. melakukan retraksi terhadap artikel yang telah diterbitkan.

8. Manipulasi Sitasi

Penulis, reviewer, dan editor dilarang melakukan manipulasi sitasi.

Manipulasi sitasi mencakup:

  • menambahkan sitasi yang tidak relevan;

  • meminta penulis menambahkan sitasi semata-mata untuk meningkatkan citation count;

  • melakukan citation stacking;

  • menggunakan sitasi secara sengaja untuk meningkatkan metrik individu, jurnal, atau kelompok tertentu;

  • mencantumkan sumber yang tidak benar-benar digunakan.

Sitasi harus relevan, dapat diverifikasi, dan mendukung pernyataan ilmiah yang dibuat.

9. Publikasi Ganda dan Redundant Publication

JURNAL SOCIOSFER tidak menerima publikasi:

  • duplicate publication;

  • multiple publication;

  • redundant publication;

  • overlapping publication yang tidak diungkapkan.

Penulis wajib mengungkapkan apabila manuskrip memiliki hubungan substansial dengan artikel yang telah diterbitkan atau sedang diproses di tempat lain.

Publikasi ulang hanya dapat dipertimbangkan dalam keadaan tertentu apabila terdapat alasan akademik yang sah, transparansi yang memadai, dan izin yang diperlukan.

10. Fragmentasi Publikasi

Penulis sebaiknya menghindari pemecahan satu penelitian menjadi beberapa artikel secara tidak wajar semata-mata untuk meningkatkan jumlah publikasi.

Setiap artikel harus memiliki kontribusi ilmiah yang jelas dan tidak sekadar mengulang data, analisis, atau kesimpulan dari artikel lain.

Jika terdapat penggunaan dataset yang sama dalam beberapa publikasi, penulis harus menjelaskan hubungan antarartikel dan memberikan sitasi yang sesuai.

11. Konflik Kepentingan

Konflik kepentingan (Conflict of Interest/Competing Interest) adalah keadaan ketika kepentingan pribadi, profesional, finansial, institusional, atau hubungan tertentu dapat memengaruhi atau dianggap memengaruhi objektivitas proses publikasi.

Konflik kepentingan dapat terjadi pada:

  • penulis;

  • reviewer;

  • editor;

  • anggota editorial board;

  • penerbit;

  • pihak lain yang terlibat dalam proses publikasi.

Contoh konflik kepentingan meliputi:

  • hubungan finansial;

  • hubungan kerja;

  • hubungan keluarga;

  • hubungan profesional yang dekat;

  • persaingan akademik;

  • kepentingan bisnis;

  • kepentingan institusional;

  • kepentingan pribadi.

Semua pihak wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan.

COPE menekankan bahwa jurnal harus memiliki definisi dan proses yang jelas untuk menangani konflik kepentingan penulis, reviewer, editor, jurnal, dan penerbit, baik sebelum maupun setelah publikasi.

12. Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer bertanggung jawab untuk:

  1. melakukan penilaian secara objektif;

  2. memberikan komentar yang konstruktif;

  3. menjaga kerahasiaan manuskrip;

  4. tidak menggunakan informasi dari manuskrip untuk kepentingan pribadi;

  5. mengungkapkan konflik kepentingan;

  6. menolak review apabila tidak memiliki kompetensi yang memadai;

  7. menyelesaikan review dalam waktu yang telah disepakati;

  8. menginformasikan kepada editor apabila menemukan indikasi plagiarisme atau misconduct;

  9. tidak menghubungi penulis secara langsung mengenai manuskrip tanpa izin editor;

  10. tidak memberikan komentar diskriminatif, ofensif, atau tidak relevan.

Reviewer tidak diperbolehkan mengambil keuntungan dari ide, data, metode, atau hasil yang terdapat dalam manuskrip yang belum diterbitkan.

COPE menempatkan kerahasiaan, objektivitas, konflik kepentingan, kompetensi reviewer, dan penanganan dugaan misconduct sebagai bagian penting dari proses peer review yang etis.

13. Kerahasiaan Reviewer

JURNAL SOCIOSFER menerapkan Double-Blind Peer Review.

Identitas penulis tidak diberikan kepada reviewer dan identitas reviewer tidak diberikan kepada penulis selama proses peer review.

Reviewer tidak diperbolehkan:

  • membagikan manuskrip kepada pihak lain;

  • mengunggah manuskrip ke platform publik;

  • menggunakan isi manuskrip untuk kepentingan penelitian pribadi;

  • mendiskusikan manuskrip dengan pihak lain tanpa izin editor.

14. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab untuk:

  1. menjaga integritas proses editorial;

  2. menilai manuskrip berdasarkan kualitas ilmiah;

  3. memilih reviewer yang kompeten;

  4. menjaga kerahasiaan manuskrip;

  5. mengelola konflik kepentingan;

  6. memastikan proses peer review berjalan secara adil;

  7. menangani dugaan pelanggaran etika;

  8. memberikan keputusan editorial berdasarkan bukti dan penilaian ilmiah;

  9. memastikan koreksi atau retraksi dilakukan jika diperlukan;

  10. tidak menggunakan informasi manuskrip untuk kepentingan pribadi.

Editor tidak boleh menolak atau menerima manuskrip berdasarkan pertimbangan yang tidak berkaitan dengan kualitas dan relevansi ilmiah.

15. Independensi Editorial

Keputusan editorial JURNAL SOCIOSFER harus dilakukan secara independen.

Keputusan mengenai:

  • penerimaan;

  • penolakan;

  • revisi;

  • pemilihan reviewer;

  • publikasi;

  • koreksi;

  • retraksi;

tidak boleh dipengaruhi oleh:

  • kepentingan komersial;

  • hubungan pribadi;

  • tekanan institusional;

  • kepentingan politik;

  • kepentingan finansial;

  • status atau reputasi penulis.

Penerbit mendukung independensi editor dalam menjalankan fungsi editorial.

16. Tanggung Jawab Penerbit

Cakrawala Nusa Press sebagai penerbit JURNAL SOCIOSFER bertanggung jawab untuk:

  1. menyediakan infrastruktur penerbitan yang memadai;

  2. mendukung independensi editorial;

  3. menjaga keberlangsungan arsip publikasi;

  4. mendukung penerapan standar etika publikasi;

  5. membantu editor dalam menangani dugaan misconduct;

  6. memastikan kebijakan jurnal tersedia secara transparan;

  7. menjaga keamanan sistem penerbitan;

  8. mendukung proses koreksi dan retraksi apabila diperlukan.

Penerbit tidak boleh mengarahkan editor untuk menerima atau menolak artikel berdasarkan kepentingan komersial.

17. Etika Penelitian

Penulis bertanggung jawab memastikan penelitian dilakukan sesuai dengan standar etika yang relevan dengan bidang penelitian.

Untuk penelitian yang melibatkan manusia, penulis harus memperhatikan:

  • informed consent apabila diperlukan;

  • perlindungan privasi;

  • kerahasiaan data;

  • perlindungan kelompok rentan;

  • persetujuan komite etik apabila diwajibkan;

  • penggunaan data sesuai izin yang diperoleh.

Untuk penelitian yang melibatkan hewan, penulis harus mengikuti standar kesejahteraan hewan dan persyaratan etika yang berlaku.

Penulis dapat diminta memberikan informasi mengenai persetujuan etik atau dokumen pendukung apabila relevan dengan penelitian.

COPE memasukkan ethical oversight, consent to publication, penelitian terhadap kelompok rentan, penelitian menggunakan manusia atau hewan, dan pengelolaan data rahasia sebagai bagian dari praktik etika publikasi.

18. Privasi dan Perlindungan Data

Penulis wajib memastikan bahwa data pribadi atau data sensitif yang digunakan dalam penelitian dikelola secara bertanggung jawab.

Informasi identitas individu tidak boleh dipublikasikan tanpa dasar etis dan hukum yang sesuai.

Apabila artikel memerlukan publikasi informasi yang dapat mengidentifikasi individu, penulis harus memperoleh persetujuan yang sesuai apabila diwajibkan.

JURNAL SOCIOSFER berhak meminta penulis melakukan anonymization atau redaction terhadap data pribadi sebelum publikasi.

19. Data Penelitian dan Reproducibility

Penulis didorong untuk menyediakan informasi yang cukup mengenai:

  • sumber data;

  • metode pengumpulan data;

  • metode analisis;

  • perangkat lunak;

  • instrumen;

  • prosedur penelitian;

  • kode atau materi penelitian apabila relevan.

Apabila data tidak dapat dibagikan karena alasan etika, privasi, hukum, kepemilikan, atau keamanan, penulis sebaiknya memberikan penjelasan yang memadai.

DOAJ dan COPE menempatkan data availability dan reproducibility sebagai bagian penting dari praktik penerbitan ilmiah yang baik.

20. Penggunaan Generative AI

JURNAL SOCIOSFER memperbolehkan penggunaan teknologi Generative Artificial Intelligence (Generative AI) sebagai alat bantu dalam kondisi tertentu, tetapi AI tidak dapat menjadi penulis atau co-author.

Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap:

  • akurasi isi;

  • orisinalitas;

  • validitas data;

  • keaslian analisis;

  • referensi;

  • kesimpulan;

  • kepatuhan terhadap etika publikasi.

Penggunaan AI yang bersifat substantif harus diungkapkan sesuai dengan Generative AI Policy JURNAL SOCIOSFER.

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • membuat data penelitian palsu;

  • memalsukan hasil;

  • membuat referensi yang tidak ada;

  • menyembunyikan plagiarisme;

  • memanipulasi bukti penelitian;

  • menggantikan tanggung jawab ilmiah penulis.

Reviewer dan editor juga harus menjaga kerahasiaan manuskrip dan tidak mengunggah naskah rahasia ke layanan AI tanpa izin yang sesuai.

21. Peer Review yang Adil

JURNAL SOCIOSFER menggunakan Double-Blind Peer Review.

Setiap manuskrip yang memenuhi persyaratan administratif dan editorial akan dipertimbangkan untuk proses peer review.

Reviewer dipilih berdasarkan:

  • kompetensi;

  • pengalaman akademik;

  • kesesuaian bidang;

  • independensi;

  • tidak memiliki konflik kepentingan yang menghalangi penilaian objektif.

Peer review tidak boleh digunakan untuk menunda publikasi secara tidak wajar atau mengambil keuntungan dari hasil penelitian penulis.

COPE dan DOAJ menekankan bahwa proses peer review harus dijelaskan secara transparan dan dikelola dengan baik.

22. Penanganan Dugaan Misconduct

Dugaan pelanggaran etika dapat dilaporkan kepada editor JURNAL SOCIOSFER melalui saluran komunikasi resmi jurnal.

Dugaan misconduct dapat berasal dari:

  • pembaca;

  • penulis;

  • reviewer;

  • editor;

  • institusi;

  • komunitas akademik;

  • whistleblower;

  • pihak lain yang memiliki informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Setiap laporan akan dipertimbangkan berdasarkan bukti dan informasi yang tersedia.

Editor dapat meminta:

  • klarifikasi kepada penulis;

  • data penelitian;

  • dokumen pendukung;

  • penjelasan mengenai authorship;

  • informasi dari institusi terkait.

Untuk kasus serius, jurnal dapat meminta bantuan atau informasi dari institusi tempat penelitian dilakukan.

COPE merekomendasikan agar jurnal memiliki prosedur yang jelas untuk menangani dugaan misconduct sebelum maupun setelah publikasi.

23. Dugaan Pelanggaran Setelah Publikasi

Apabila dugaan misconduct muncul setelah artikel diterbitkan, JURNAL SOCIOSFER tetap dapat melakukan investigasi.

Tindakan yang mungkin dilakukan meliputi:

  1. tidak melakukan tindakan apabila dugaan tidak terbukti;

  2. meminta klarifikasi;

  3. menerbitkan correction;

  4. menerbitkan clarification;

  5. menerbitkan expression of concern;

  6. melakukan retraksi;

  7. menghubungi institusi terkait;

  8. mengambil tindakan lain yang dianggap sesuai.

Tujuannya adalah menjaga integritas rekam ilmiah.

24. Correction

Correction dapat diterbitkan apabila terdapat kesalahan yang memengaruhi artikel tetapi tidak menyebabkan artikel kehilangan validitas ilmiahnya secara keseluruhan.

Correction dapat mencakup:

  • kesalahan informasi;

  • kesalahan tabel;

  • kesalahan gambar;

  • kesalahan metadata;

  • kesalahan afiliasi;

  • kesalahan minor lainnya.

Correction harus ditautkan dengan artikel asli dan memberikan informasi yang cukup mengenai perubahan yang dilakukan.

25. Retraction

Retraksi dapat dilakukan apabila artikel terbukti memiliki masalah serius yang menyebabkan hasil atau kesimpulannya tidak dapat dipercaya.

Alasan retraksi dapat meliputi:

  • fabrikasi data;

  • falsifikasi data;

  • plagiarisme serius;

  • publikasi ganda;

  • pelanggaran etika penelitian;

  • kesalahan fundamental yang menyebabkan kesimpulan tidak valid;

  • manipulasi peer review;

  • pelanggaran serius lainnya.

Artikel yang diretraksi tidak serta-merta dihapus dari arsip jurnal. Rekam ilmiah dapat tetap dipertahankan dengan penandaan RETRACTED secara jelas.

COPE menekankan pentingnya mekanisme untuk mengoreksi, merevisi, atau menarik kembali artikel setelah publikasi.

26. Expression of Concern

Apabila terdapat dugaan serius terhadap sebuah artikel tetapi investigasi belum selesai, jurnal dapat menerbitkan Expression of Concern.

Expression of Concern digunakan untuk memberi informasi kepada pembaca bahwa terdapat persoalan yang sedang diperiksa.

Setelah investigasi selesai, jurnal dapat:

  • mencabut Expression of Concern;

  • menerbitkan Correction;

  • menerbitkan Retraction;

  • atau mengambil tindakan lain yang sesuai.

27. Complaints dan Appeals

JURNAL SOCIOSFER menyediakan mekanisme bagi penulis, reviewer, pembaca, atau pihak lain untuk menyampaikan:

  • keluhan;

  • keberatan terhadap proses editorial;

  • dugaan konflik kepentingan;

  • dugaan pelanggaran etika;

  • dugaan kesalahan publikasi;

  • banding atas keputusan editorial.

Banding harus disampaikan dengan alasan yang jelas dan, apabila memungkinkan, disertai bukti atau informasi pendukung.

Banding tidak otomatis menjamin perubahan keputusan editorial.

Keputusan atas banding akan dilakukan berdasarkan:

  • kebijakan jurnal;

  • bukti yang tersedia;

  • prinsip keadilan;

  • kualitas ilmiah;

  • etika publikasi.

COPE Core Practices secara eksplisit mensyaratkan adanya proses yang jelas untuk menangani complaints and appeals terhadap jurnal, staf, editorial board, maupun publisher.

28. Hak dan Kerahasiaan Pengadu

JURNAL SOCIOSFER akan berusaha menjaga kerahasiaan identitas pihak yang menyampaikan laporan apabila pengungkapan identitas tersebut tidak diperlukan dalam proses investigasi.

Pengadu tidak boleh mengalami tindakan balasan karena menyampaikan dugaan pelanggaran dengan itikad baik.

Namun, laporan yang sengaja dibuat berdasarkan informasi palsu atau untuk merugikan pihak lain dapat ditindak sesuai dengan kebijakan jurnal.

29. Post-Publication Discussion

JURNAL SOCIOSFER mendukung diskusi ilmiah setelah publikasi.

Pembaca dan komunitas ilmiah dapat menyampaikan komentar, klarifikasi, atau informasi yang relevan mengenai artikel yang telah diterbitkan melalui saluran komunikasi resmi jurnal.

Diskusi post-publication harus:

  • berbasis bukti;

  • relevan dengan artikel;

  • menggunakan bahasa akademik;

  • tidak mengandung serangan pribadi;

  • tidak mengandung diskriminasi;

  • tidak digunakan untuk kepentingan non-akademik.

COPE memasukkan post-publication discussion dan mechanisms for corrections/retractions sebagai bagian dari core practices penerbitan yang etis.

30. Intellectual Property

Penulis wajib menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain.

Penggunaan:

  • gambar;

  • tabel;

  • grafik;

  • instrumen;

  • foto;

  • perangkat lunak;

  • dataset;

  • teks;

  • materi audiovisual;

yang berasal dari pihak lain harus mengikuti ketentuan hak cipta dan lisensi yang berlaku.

Penulis harus memperoleh izin apabila penggunaan materi tersebut membutuhkan izin.

Kebijakan intellectual property, copyright, dan publishing license harus dinyatakan secara jelas oleh jurnal.

31. Transparansi Finansial

Setiap potensi dukungan finansial yang dapat memengaruhi penelitian atau publikasi harus diungkapkan secara transparan.

Penulis harus mengungkapkan sumber pendanaan penelitian apabila relevan.

Informasi pendanaan tidak boleh digunakan untuk memengaruhi keputusan editorial.

32. Independensi dari Kepentingan Komersial

JURNAL SOCIOSFER tidak mengizinkan kepentingan komersial untuk menentukan hasil peer review atau keputusan editorial.

Keputusan publikasi harus didasarkan pada:

  • kualitas penelitian;

  • relevansi;

  • orisinalitas;

  • kontribusi ilmiah;

  • validitas metodologi;

  • kepatuhan terhadap etika publikasi.

33. Penanganan Kesalahan Editorial

Apabila jurnal menemukan kesalahan yang berasal dari proses editorial atau produksi, JURNAL SOCIOSFER akan melakukan koreksi secara proporsional.

Kesalahan yang berdampak terhadap pemahaman artikel harus diperbaiki secara jelas.

Apabila kesalahan tersebut berdampak serius terhadap validitas artikel, editor dapat mempertimbangkan tindakan yang lebih lanjut sesuai dengan kebijakan correction atau retraction.

34. Manipulasi Peer Review

JURNAL SOCIOSFER melarang segala bentuk manipulasi proses peer review.

Manipulasi peer review dapat mencakup:

  • memberikan identitas reviewer palsu;

  • menggunakan akun email palsu;

  • merekomendasikan reviewer yang memiliki hubungan tersembunyi dengan penulis;

  • membuat review palsu;

  • menggunakan pihak ketiga untuk memalsukan review;

  • melakukan intervensi terhadap reviewer;

  • mengakses atau menggunakan identitas reviewer secara tidak sah.

Jika ditemukan indikasi manipulasi peer review, manuskrip dapat ditolak atau artikel yang telah diterbitkan dapat diperiksa kembali.

35. Penolakan karena Pelanggaran Etika

JURNAL SOCIOSFER dapat menolak manuskrip apabila ditemukan:

  • plagiarisme;

  • fabrikasi;

  • falsifikasi;

  • publikasi ganda;

  • manipulasi sitasi;

  • manipulasi peer review;

  • pelanggaran etika penelitian;

  • konflik kepentingan yang tidak diungkapkan;

  • masalah authorship yang serius;

  • pelanggaran hak cipta;

  • penggunaan AI yang melanggar kebijakan jurnal;

  • atau bentuk misconduct lainnya.

Penolakan atas dasar etika dapat dilakukan pada tahap:

  • sebelum peer review;

  • selama peer review;

  • setelah revisi;

  • sebelum publikasi;

  • bahkan setelah artikel diterbitkan melalui mekanisme post-publication review.

36. Hubungan dengan Institusi Penulis

Dalam kasus yang memerlukan investigasi lebih lanjut, jurnal dapat menghubungi institusi tempat penulis melakukan penelitian atau bekerja.

Hal ini terutama dapat dilakukan untuk dugaan:

  • fabrikasi data;

  • falsifikasi;

  • pelanggaran etika penelitian;

  • manipulasi authorship;

  • manipulasi peer review;

  • pelanggaran serius lainnya.

Jurnal tidak menggantikan fungsi investigasi institusi penelitian.

37. Keadilan dan Non-Diskriminasi

JURNAL SOCIOSFER berkomitmen memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh penulis, reviewer, editor, dan pembaca.

Tidak boleh terdapat diskriminasi berdasarkan:

  • negara asal;

  • institusi;

  • gender;

  • agama;

  • etnis;

  • bahasa;

  • status akademik;

  • latar belakang sosial;

  • pandangan politik;

  • atau karakteristik lain yang tidak berkaitan dengan kualitas ilmiah.

Evaluasi manuskrip harus didasarkan pada standar akademik dan ruang lingkup jurnal.

Prinsip transparansi DOAJ secara khusus menekankan aksesibilitas, diversity, equity, inclusivity, dan keputusan editorial berdasarkan scholarly merit.

38. Tanggung Jawab Bersama

Etika publikasi merupakan tanggung jawab bersama antara:

Pihak Tanggung Jawab Utama
Penulis Orisinalitas, data, authorship, sitasi, etika penelitian, konflik kepentingan
Reviewer Objektivitas, kerahasiaan, kompetensi, konflik kepentingan
Editor Keputusan editorial, peer review, integritas publikasi
Editorial Board Dukungan terhadap kebijakan dan kualitas jurnal
Penerbit Infrastruktur, keberlanjutan, independensi editorial
Pembaca Penggunaan artikel secara bertanggung jawab dan pelaporan masalah
Institusi Investigasi misconduct apabila diperlukan

39. Komitmen terhadap Integritas Rekam Ilmiah

JURNAL SOCIOSFER berkomitmen menjaga integritas scholarly record.

Jika terdapat informasi baru yang menunjukkan bahwa sebuah artikel membutuhkan koreksi, klarifikasi, expression of concern, atau retraksi, jurnal akan mengambil tindakan yang proporsional dan transparan.

Tujuan utama tindakan tersebut bukan untuk menghukum penulis, tetapi untuk memastikan bahwa pembaca memperoleh informasi ilmiah yang dapat dipercaya.

40. Hubungan dengan Kebijakan Jurnal Lain

Publication Ethics ini harus dibaca bersama dengan kebijakan JURNAL SOCIOSFER lainnya, termasuk:

  1. Peer Review Process;

  2. Generative AI Policy;

  3. Authorship and Contributorship Policy;

  4. Plagiarism Policy;

  5. Conflict of Interest Policy;

  6. Research Ethics Policy;

  7. Data Availability Policy;

  8. Copyright and Licensing Policy;

  9. Open Access Policy;

  10. Correction and Retraction Policy;

  11. Complaints and Appeals Policy;

  12. Archiving and Digital Preservation Policy.

Kebijakan-kebijakan tersebut saling melengkapi dalam menjaga kualitas dan integritas publikasi.

41. Penegakan Publication Ethics

JURNAL SOCIOSFER akan menindak dugaan pelanggaran etika secara serius, objektif, dan proporsional.

Dalam menangani kasus, editor dapat mempertimbangkan:

  1. tingkat keseriusan pelanggaran;

  2. bukti yang tersedia;

  3. dampak terhadap integritas artikel;

  4. apakah pelanggaran dilakukan dengan sengaja;

  5. apakah pelanggaran terjadi sebelum atau setelah publikasi;

  6. penjelasan dari pihak yang terlibat;

  7. rekomendasi atau praktik terbaik dari COPE;

  8. kebijakan institusi terkait;

  9. peraturan yang berlaku.

Tindakan dapat berupa:

  • permintaan klarifikasi;

  • permintaan revisi;

  • penolakan manuskrip;

  • penundaan publikasi;

  • correction;

  • expression of concern;

  • retraction;

  • pemberitahuan kepada institusi terkait;

  • tindakan lain yang dianggap sesuai.

42. Komitmen JURNAL SOCIOSFER

JURNAL SOCIOSFER : Jurnal Masyarakat, Kebijakan, dan Pembangunan Berkelanjutan berkomitmen untuk:

  1. menjaga integritas akademik;

  2. menerapkan proses peer review yang adil;

  3. menjaga kerahasiaan manuskrip;

  4. memastikan keputusan editorial independen;

  5. mencegah plagiarisme dan misconduct;

  6. menangani dugaan pelanggaran secara serius;

  7. mengelola konflik kepentingan secara transparan;

  8. menghormati hak cipta dan kekayaan intelektual;

  9. menjaga etika penelitian;

  10. mendukung keterbukaan data sesuai kondisi yang memungkinkan;

  11. menerapkan kebijakan penggunaan Generative AI;

  12. melakukan koreksi terhadap kesalahan publikasi;

  13. melakukan retraksi apabila diperlukan;

  14. menyediakan mekanisme complaints dan appeals;

  15. menjaga rekam ilmiah secara bertanggung jawab;

  16. menerapkan praktik penerbitan yang sesuai dengan standar internasional.

Pernyataan Etika Publikasi Singkat

JURNAL SOCIOSFER : Jurnal Masyarakat, Kebijakan, dan Pembangunan Berkelanjutan berkomitmen menerapkan standar etika publikasi yang tinggi dalam seluruh proses penerbitan. Jurnal menerapkan prinsip integritas akademik, objektivitas, transparansi, kerahasiaan, independensi editorial, dan akuntabilitas. Seluruh pihak yang terlibat dalam publikasi penulis, reviewer, editor, dan penerbit bertanggung jawab untuk mencegah plagiarisme, fabrikasi dan falsifikasi data, publikasi ganda, manipulasi sitasi, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, serta bentuk pelanggaran etika lainnya. Jurnal akan menangani dugaan misconduct secara serius dan dapat menerbitkan correction, expression of concern, atau retraction apabila diperlukan untuk menjaga integritas rekam ilmiah.

Referensi Etika Publikasi

Kebijakan Publication Ethics JURNAL SOCIOSFER dikembangkan dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip dan praktik terbaik dari:

  • Committee on Publication Ethics (COPE) – Core Practices;

  • Directory of Open Access Journals (DOAJ) – Principles of Transparency and Best Practice in Scholarly Publishing;

  • praktik terbaik internasional dalam peer review, authorship, research integrity, copyright, conflicts of interest, corrections, dan retractions.

COPE menyatakan bahwa core practices mencakup allegations of misconduct, authorship and contributorship, complaints and appeals, conflicts of interest, data and reproducibility, ethical oversight, intellectual property, journal management, peer review, serta post-publication discussions and corrections.

DOAJ juga menempatkan publication ethics sebagai kebijakan inti yang perlu tersedia secara jelas pada website jurnal, termasuk authorship, complaints and appeals, research misconduct, conflicts of interest, data sharing, ethical oversight, intellectual property, post-publication discussion, corrections, dan retractions.

JURNAL SOCIOSFER : Jurnal Masyarakat, Kebijakan, dan Pembangunan Berkelanjutan akan meninjau dan memperbarui kebijakan ini secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan standar etika publikasi ilmiah.

Publisher: Cakrawala Nusa Press
Journal: JURNAL SOCIOSFER : Jurnal Masyarakat, Kebijakan, dan Pembangunan Berkelanjutan
Platform: Open Journal Systems (OJS)
Peer Review: Double-Blind Peer Review
Status: Open Access